tipe pegawai yang manakah kita?

" Beberapa hari nggak ada kamu kayaknya kantor lebih adem deh..!" mungkin temen-temen pernah mendengar guyonan seperti kalimat di atas, entah itu ditujukan kepada kita sendiri atau pada temen kita yang lain. Waduh, gawat nih kalau kalimat itu ditujukan kepada kita, masalahnya, mungkin kehadiran kita dikantor ini mungkin hanya menjadi "trouble maker", naudzubillah.

Ada beberapa jenis tipe pegawai, salah satunya ya yang diatas tadi,yang keberadaannya dipermasalahkan,tapi ketiadaannya malah disyukuri. Ketika orang tipe tersebut hadir mungkin temen-temennya malah was-was, malah nggak nyaman, tapi kalau pas berhalangan hadir temen-temennya malah biang " Alhamdulillah dia nggak ada, jadi bisa bernafas dengan lega dong.."

Yang kedua, yaitu tipe pegawai sunnah, yang keberadaannya dinantikan atau lebih tepatnya dibutuhkan, tapi ketiadaannya pun tidak dipermasalahkan. Kehadirannya di kantor atau dimanapun pasti akan bermanfaat untuk kantor atau untuk siapa saja yang berinteraksi dengannya, tapi kalau dia sedang berhalangan, tidak ada teman yang menanti kedatangannya. Artinya ada dia alhamdulillah , nggak ada juga nggak apa-apa.

Yang ketiga, yaitu tipe pegawai makruh, yang keberadaannya atau ketiadaannya tidak pernah dipermasalahkan oleh teman-temannya. Ada tidak bermanfaat, nggak ada juga nggak rugi.

Yang keempat, yaitu tipe pegawai wajib, yang keberadaannya sangat dinantikan oleh semua orang, karena dia selalu bisa memberikan manfaat dari dirinya untuk orang-orang yang membutuhkannya. Ketiadaannya selalu dirindukan oleh teman-temannya. Mungkin kita sering mendengar komentar teman-teman kita yang bunyinya kira-kira begini : " Nggak enak ya, nggak ada dia, semuanya jadi kacau..coba kalau ada dia...kan kita serepot ini..."

So, termasuk yang manakah kita?
sumber: DSH Net

0 komentar



Recommended Money Makers

  • Chitika eMiniMalls
  • WidgetBucks
  • Text Link Ads
  • AuctionAds
  • Amazon Associates